SIM Gratis Saat HUT Ke-74 Bhayangkara

Ditlantas Polda Metro Jaya menyediakan program Gratis Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi masyarakat yang lahir pada 1 Juli.

Dalam program yang diwujudkan menyambut HUT Bhayangkara ke-74 ini, pemohon bagus perpanjangan atau membuat baru, tidak akan dikenakan biaya apa saja.

Tetapi demikian, Kasi SIM Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, berhubungan dengan program hal yang demikian yang benar ialah SIM khusus, bukan SIM tidak dipungut upah.

“Agar tidak salah persepsi, jadi yang benar itu ialah SIM khusus, bukannya tidak dipungut upah. Kenapa, sebab konsisten ada Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP yang disetorkan ke negara,” kata Hedwin.

“Tetapi memang untuk pembayaran PNBP-nya hal yang demikian akan disokong oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Jadi bukan kami adakan SIM tidak dipungut upah,” kata ia. Mengutip dari NTMC, nilai PNBP untuk pembuatan SIM baru memang bervariasi antara untuk sepeda motor dan kendaraan beroda empat. Contoh untuk SIM A atau kendaraan beroda empat sebesar Rp 120.000, walaupun untuk dan SIM C atau motor sebesar Rp 100.000. Sementara PNBP untuk pomohon yang akan melaksanakan perpanjangan masa berlaku juga demikian, untuk SIM A nominalnya Rp 80.000 dan SIM C hanya Rp 75.000.

READ  Kawasaki Ninja H2 Kini Sudah Bisa Dipesan, Rp 820 Juta Saja

Khusus pada Hari Bhayangkara, PNBP hal yang demikian disokong oleh bank BRI dengan prasyarat-prasyarat pemohon lahir pada 1 Juli, serta menyertakan berkas lainnya untuk mengajukan SIM baru atau pun perpanjangan. Mulai menyediakan dan membawa E-KTP serta fotocopy-nya, lulus tes kesehatan, lulus uji teori dan praktik bagi pomohon SIM baru bagus A dan C, serta memabwa SIM orisinil bagi pemohon yang mengajukan progres perpanjangan.”Dipertegas saja, jadi BNPB bagi masyarakat yang sudah terdaftar untuk memohon SIM Khusus pada 1 Juli itu akan disokong oleh BRI dengan prasyarat-prasyarat tadi,” kata Hedwin.