Kelebihan hingga Kekurangan Honda Beat dan Tips Perawatannya

Motor Beat Fuel Injection menjadi salah satu motor yang menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia baik pria maupun wanita. Ada bermacam kelebihan dan juga kekurangan dari jenis motor yang pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2008 itu meski Honda Beat menjadi skutik dengan penjualan paling laris di Tanah Air.

 

Honda Beat sudah dibekali dengan teknologi canggih bernama enhanced Smart Power (eSP) dan ada berbagai varian yang dimiliki oleh Honda Beat eSP mulai dari Sporty CW (cast wheel), CBS (combi brake system) dan CBS-ISS (idling stop system) yang memiliki keunggulan masing-masing sesuai kebutuhan.

 

Kelebihan dari Honda Beat Terbaru

 

  1. Irit Bahan Bakar

 

Teknologi eSP diklaim membuat motor Honda Beat terbaru menjadi lebih irit dalam urusan penggunaan bahan bakar. Selain itu, meskipun memiliki ukuran cukup mini yakni panjang 1.856 mm, lebar 666 mm dan tinggi 1.068 mm, Honda Beat tetap nyaman untuk dikendarai baik jarak dekat maupun jarak jauh.

 

Honda Beat juga memiliki fitur Idling Stop System (IDS) yang membuat motor tersebut mampu melaju dengan jarak 60,6 km dengan hanya membutuhkan satu liter bensin saja.

See also  Viar Star NX

 

  1. Lincah dan Tangguh

 

Honda Beat dapat bermanuver atau bergerak lincah dan cocok digunakan di jalanan yang padat, namun juga tangguh ketika Anda mengendarainya untuk berpetualang jarak jauh. Skutik Honda Beat juga dilengkapi dengan sasis Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) yang ringan sehingga motor dapat bermanuver dengan lebih mudah.

 

  1. Punya Desain Stylish

 

Selain menyasar banyak kalangan muda, desain Honda Beat yang stylish dan juga sporty juga cocok digunakan untuk para pengendara baik laki-laki maupun perempuan. Honda Beat terbaru memberikan kesan menarik dengan lekukan tegas dan tajam.

 

Disematkan lampu dengan desain huruf V juga membuat motor menjadi terlihat lebih kekinian dan mengikuti perkembangan zaman.

 

  1. Harga Murah

 

Kelebihan motor Honda Beat terbaru lainnya tentu harganya yang murah dan terjangkau. Honda Beat eSP menawarkan varian harga yang kompetitif yakni di kisaran Rp16,45 juta untuk tipe terendah, sementara itu untuk  tipe tertinggi dibanderol dengan harga Rp17,25 juta.

 

Kekurangan Honda Beat

See also  Berburu Kredit Motor Murah

 

  1. Kapasitas Bagasi Tidak Besar

Dari segi fungsi, Honda Beat hanya memiliki bagasi dengan kapasitas 11 liter. Bandingkan dengan jenis motor Honda lainnya seperti Scoopy yang dibekali dengan kapasitas bagasi mencapai 15,4 liter.

 

Meski bagasi motor Honda Beat dapat menampung beberapa barang seperti jaket dan jas hujan, sepertinya akan lebih baik jika kapasitas bagasi ditingkatkan sehingga pengendara juga bisa menyimpan helm di dalamnya. Selain itu, Honda Beat juga belum memiliki teknologi pengisi daya gadget meski saat itu smartphone menjadi salah satu perangkat komunikasi yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

 

Cara Merawat Honda Beat

 

  1. Panaskan Motot Setiap Hari

 

Terkesan sepele namun sangat penting untuk dilakukan karena banyak dari sebagian orang yang suka lupa untuk memanaskan motor mereka di pagi hari. Mesin motor perlu dipanaskan agar mendapatkan suhu yang tinggi sebelum digunakan. Pemanasan mesin secara perlahan-lahan juga dapat menjaga kondisi mesin agar tetap awet.

 

  1. Cek Aki

 

Aki menjadi komponen yang penting dan harus rutin dicek karena aki sangat penting untuk motor Honda Beat injeksi. Aki merupakan sumber tenaga kelistrikan utama pada motor injeksi dan perlu diperhatikan karena motor Honda Beat injeksi sangat sensitif terhadap kelistrikan.

See also  Sejarah Dan Cara Modifikasi RX King

 

Meski begitu, motor Honda Beat injeksi diketahui menggunakan aki kering sehingga tidak memerlukan perawatan yang merepotkan, sehingga yang perlu Anda lakukan hanya mengecek aki secara rutin. Anda harus memastikan apakah aki masih berfungsi dengan baik atau tidak.

 

  1. Cek Mesin Secara Rutin

 

Setiap kendaraan termasuk motor Honda Beat tentunya harus mendapatkan pengecekan mesin secara rutin. Servis berkala harus dilakukan agar menjaga kondisi motor tetap prima. Oli harus rutin diganti setelah jarak tempuh 2000-2500 km, selain itu beberapa bagian dari spare part seperti busi, kelistrikan, dan kualitas belt juga harus selalu dicek apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak karena motor yang terus digunakan sehari-harinya.